Sabtu, 01 Februari 2014

Watak "Tembang Macapat"

Watak Tembang Macapat

Pocung berwatak “ gregeten kendho “, lucu agak menggelikan, sesuka hati. Cocok untuk menggambarkan hal-hal yang kurang bersungguh-sungguh, seenaknya.
Gambuh “sumanak, sumadulur”, kekeluargaan. Cocok untuk pengungkapan hal-hal yang bersifat keluargaan, nasihat, kependidikan yang mengandung kesungguhan hati.
Pangkur bersifat keras, bergairah (“kereng, nepsu”), cocok untuk memberikan nasihat yang keras, cinta berapi-api, cerita hal-hal yahng bersifat keras.
Durma berwatak keras, marah, bergairah. Cocok untuk mengungkapkan kemarahan, cerita perang, perasan jengkel.
Maskumambang “nlangsa”, sedih, memilukan. Cocok untuk melukiskan perasaan sedih, memilukan hati.
Megatruh bersifat sedih, prihatin, “getun”, menyesal. Cocok untuk cerita yang mengandung rasa penyesalan, prihati, sedih.
Mijil berwatak cinta, prihatin. Cocok untuk memberikan pendidikan/ pengajaran, rasa cinta kasih.
Kinanthi bersifat senang, cinta kasih. Cocok untuk memberikan pendidikan/ pengajaran, rasa cinta kasih.
Asmaradana berwatak sedih, cinta asmara. Cocok untuk menggambarkan hal-hal yang mengandung kesedihan cinta asmara.
Sinom bersifat lincah, “ethes”, “canthas”. Cocok untuk melukiskan suasana kelincahan, berpidato, nasihat.
Dhandhanggula berwatak luwes, menyenangkan. Sesuai untuk mengungkapkan segala hal/ keadaan.

Rangkuman "IPA" kelas VII SMP

IPA _ Klasifikasi Benda
Ø  Ciri-ciri makhluk hidup → Bernafas, memerlukan makanan dan minuman, bergerak, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, Peka terhadap rangsang, Mengeluarkan zat sisa,  dan Adaptasi.
Ø  Pebedaan  zat padat,cair dan gas.
Padat
Cair
Gas
Mempunyai bentuk dan volume tetap
Mempunyai volume tetap , dan bentuknya bergantung pada media yang digunakan
Volume dan Bentuk tidak menentu
Jarak antar partikel zat padat sangat rapat
Jarak antar partikel zat cair lebih renggang
Jarak antar partikel gas sangat renggang
Partikel tidak dapat bergerak
Gerak partikel terbatas
Gerak partikel sangat bebas

Ø  Zat → Sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.
Ø  Unsur→ Zat tunggal yang tidak dapat diubah lagi menjadi zat yang lebih sederhana.
Ø  Unsur :           a. Logam →    # Alumunium _ Al
# Aurum/emas_Au
# Natrium_Na
#Kalsium_Ca
#Tembaga_Cu
                                    b. Non Logam →       # Oksigen_O
# Hidrogen_H
                                                                        # Karbon_C
                                                                        # Fosfor_P
                                                                        # Nitrogen_N
Ø  Senyawa → Zat yang dapat diuraikan menjadi dua zat atau lebih dengan cara kimia.
Ø  Contoh senyawa
Senyawa
Unsur penyusun
simbol
Air
Hidrogen + Oksigen
H2O
Garam dapur
Natrium + Klorin
NaCL
Asam Klorida
Hidrogen+Khlor
HCl
Ø  Campuran = Suatu materi yang terdiri dari dua zat lebih dan masih mempunyai sifat zat asalnya
Ø  Campuran  = a) Campuran homogen → penyusunnya tidak dapat dibedakan
Contoh : Larutan→  Zat pelarut + Pelarut (sirup)
b) Campuran Heterogen →Penyusunnya dapat dibedakan
            *) Koloid  ( Tidak terjadi pengendapan )
            Co = Tinta, Susu, Awan, Agar-agar, Shampo, Kabut, Asap, dll.
            *) Suspensi  ( Dapat mengendap)
            Co = Air sungai, Lumpur, Air Keruh, Air kapur, Cat, dll

            

"IPA" Contoh Kunci Determinasi Tumbuhan

Contoh Kunci Determinasi Tumbuhan

No.
Gambar tumbuhan
Nama Tumbuhan
Ciri-ciri Tumbuhan
1.

Indonesia: Padi
Jawa: Pari
Sunda: Pare
Inggris: Rice
Piliphina: Palai

(1a) Tubuh dapat dibedakan atas akar, batang, daun.

(2a) Ada bagian bunga dan biji sebagai alat perkembangbiakan.

(3a) Ada bunga yang jelas dengan perhiasan bunga berwarna, putik dengan bakal biji tersimpan dalam bakal buah.

(4b) Daun bertulang sejajar atau melengkung, bunga dengan bagian-bagian terdiri dari 3 atau kelipatannya, biji hanya 1 keping, akar serabut, batang biasanya tidak bercabang.
2.


Indonesia: Pakis haji

(1a) Tubuh dapat dibedakan atas akar, batang, daun.

(2a) Ada bagian ” bunga” dan biji sebagai alat perkembangbiakan.

(3b) Tidak ada bunga yang jelas dengan perhiasan bunga berwarna, putik dengan bakal biji tersimpan dalam bakal buah. Ada kumpulan “ daun buah ” berbentuk bola atau kerucut, umumnya kaku dan sempit.

(5b) Tumbuhan perdu berdaun kaku menyirip, kumpulan bunga pada ujung batang.
3.

Indonesia: Melinjo
Sunda: Tangkil

(1a) Tubuh dapat dibedakan atas akar, batang, daun.

(2a) Ada bagian ” bunga” dan biji sebagai alat perkembangbiakan.

(3b) Tidak ada bunga yang jelas dengan perhiasan bunga berwarna, putik dengan bakal biji tersimpan dalam bakal buah. Ada kumpulan “ daun buah ” berbentuk bola atau kerucut, umumnya kaku dan sempit.

(5c) Tumbuhan tinggi berdaun lebar dan tipis. Kumpulan bunga berkarang.
4.
Indonesia: Jamur merang
Aceh: Kulat jumpung
(1b) Tubuh tidak mempunyai akar, batang , daun.

(6b) bagian-bagian tubuh tidak hijau, coklat atau abu pucat, hidup di tempat lembap.
5.

Indonesia: Mangga
Jawa: Pelem
Sunda: Buah
(1a) Tubuh dapat dibedakan atas akar, batang, daun.

(2a) Ada bagian ” bunga” dan biji sebagai alat perkembangbiakan.

(3a) Ada bunga yang jelas dengan perhiasan bunga berwarna, putik dengan bakal biji tersimpan dalam bakal buah.

(4a) Daun menyirip ata menjari, bunga dengan bagian-bagian terdiri dari 4, 5 atau kelipatannya, biji terdiri dari 2 keping, akar tunggang, batang biasanya bercabang.
6.

Indonesia: Pinus

(1a) Tubuh dapat dibedakan atas akar, batang, daun.

(2a) Ada bagian ” bunga” dan biji sebagai alat perkembangbiakan.

(3b) Tidak ada bunga yang jelas dengan perhiasan bunga berwarna, putik dengan bakal biji tersimpan dalam bakal buah. Ada kumpulan “ daun buah ” berbentuk bola atau kerucut, umumnya kaku dan sempit.

(5a) Tumbuhan tinggi berdaun kaku atau berbentuk jarum, kumpulan daun buah (bunga) berbentuk kerucut.

7.

Indonesia: Semanggi
(1a) Tubuh dapat dibedakan atas akar, batang, daun.

(2b)  Alat perkembangbiakan tidak berupa bunga dan biji tetapi berupa spora yang tersimpan dalam kotak atau kapsul pada ujung batang atau permukaaan bawah daun.

(7b) Tubuh berukuran relatif besar, ada daun menyirip dengan permukaan bawah berbintik-bintik hijau coklat, daun mudanya menggulung

8.

Indonesia: Paku Garuda

(1a) Tubuh dapat dibedakan atas akar, batang, daun.

(2b)  Alat perkembangbiakan tidak berupa bunga dan biji tetapi berupa spora yang tersimpan dalam kotak atau kapsul pada ujung batang atau permukaaan bawah daun.

(7b) Tubuh berukuran relatif besar, ada daun menyirip dengan permukaan bawah berbintik-bintik hijau coklat, daun mudanya menggulung
.
9.

Indonesia: Lumut hati
Inggris: Liverwort

(1a) Tubuh dapat dibedakan atas akar, batang, daun.

(2b)  Alat perkembangbiakan tidak berupa bunga dan biji tetapi berupa spora yang tersimpan dalam kotak atau kapsul pada ujung batang atau permukaaan bawah daun.

(7a) Tubuh berukuran relatif  kecil, berbentuk lembaran atau pohon, tidak memiliki akar sejati, hidup bergerombol di tempat miring (tebing, tepi pematang), di tempat lembap.
10.
 

Indonesia: Lumut kerak

(1b) Tubuh tidak mempunyai akar, batang , daun.

(6c) Bagian-bagian tubuh berbentuk lembaran atau kerak pucat, menempel pada batang pohon atau batu di tempat sejuk.

IPS SOAL "VII SMP"

Soal beserta Jawabannya
1.      Jelaskan keuntungan Indonesia dilihat dari lokasinya!
Ø  Letak Indonesia yang berada diantara 2 benua yaitu Asia dan Australia membuat Indonesia bisa menjalin hubungan baik dengan negara – negara di kedua benua itu. Posisi tersebut selain juga berada di antara dua samudra membuat Indonesia berada di jalur lalu lintas internasional dan dapat menjadi tempat transit jalur perdagangan dunia. Hal itu membuat Indonesia dapat membuat hubungan baik dengan negara lain.
Ø  Kawasan Indonesia yang terdiri dari banyak pulau membuat Indonesia kaya akan budaya, karena terdiri dari 2berbagai suku bangsa, bahasa, dll. Selain itu juga akan timbul banyak bentukan alam seperti danau, gunung api, pantai, dll. Hal itu dapat memajukan pariwisata Indonesia.
Ø   Laut yang luas dan garis pantai yang panjang membuat Indonesia menyimpan hasil laut seperti ikan, kerang, serta bahan tambang seperti minyak bumi. Hal itu dapat menambah pendapatan Negara
Ø   Letaknya yang berada dikawasan tropis membuat Indonesia kaya akan hasil hutan, berbagai jenis tanaman, dan berbagai jenis hewan.
Ø   Tanah Indonesia yang subur membuat Indonesia menghasilkan banyak hasil pertanian.
Ø  Wilayah hutan yang masih cukup luas menjadikan hutan Indonesia sebagai paru-paru dunia.
2.     Mengapa Indonesia termasuk negara beriklim tropis?
Karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa atau ekuator. 
Secara astronomis,wilayah Indonesia berada antara 6
 - 11  dan 95 - 141.
Karena pengaruh letak lintangnya itu, Indonesia beriklim tropis.
3.     Jelaskan keragaman kondisi fisiografis atau bentuk muka bumi di Indonesia
Ø  Dataran rendah →  Bagian dari permukaan bumi dengan letak                                           ketinggian 0-200 m di atas permukaan air laut.
Ø  Dataran Tinggi →    Daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari                              400 meter diatas permukaan laut.
Ø  Bukit dan Perbukitan →    Bagian dari permukaan bumi yang lebih                                                           tinggi  dibandingkan dengan daerah                                                       sekitarnya dengan ketinggian kurang dari                                        600 m di atas permukaan laut.
4.     Bagaimana keadaan flora dan fauna pada masa pra aksara di Indonesia?
Ø  Flora di Indonesia dikelompokkan menjadi 2 corak yang berbeda,yaitu flora  bagian barat dan timur.
Ø  Fauna di Indonesia dikelompokkan menjadi 3 corak yang berbeda,yaitu flora bagian barat,tengah, dan timur.
5.     Mengapa Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi?
Indonesia memiliki keanekaragaman yang sangat tinggi karena di sebabkan oleh :
a. Indonesia terletak di wilayah tropis dengan kondisi iklim dua musim, 
yaitu musim hujan dan musim kemarau.
b. Indonesia merupakan Negara kepulauan, yang terdiri atas lebih kurang 17.000 pulau yang masing – masing terpisah oleh lautan.
c. Wilayah Indonesia terbagi atas dua zona, yaitu zona Asia(Indonesia bagian barat)
dan Zona Australia (Indonesia bagian timur)sehingga spesies – spesies makhluk hidup merupakan spesies peralihan di antar kedua wilayah tersebut.
d. Negara kepulauan Indonesia memiliki wilayah laut yang luas.
6.     Mengapa penduduk cenderung terpusat di daerah dataran rendah?
Karena di daerah dataran rendah, penduduk mudah melakukan pergerakan atau mobilitas dari satu tempat ke tempat lainnya.
7.     Mengapa banyak dijumpai gunung berapi di Indonesia?
Karena :
Ø  Indonesia merupakan bagian dari dua buah rangkaian pegunungan besar didunia, yaitu rangkaian Pengunungan Mediteran dan rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik.
Ø  Indonesia terletak pada pertemuan lempeng litosfer, yaitu lempeng Indonesia -Australia yang bertumbukan dengan lempeng Asia.
Ø  Indonesia terletak pada tiga daerah dangkalan, yaitu Dangkalan Sunda, Dangkalan Sahul dan Daerah Laut pertengahan Australia Asiatis.
Letak geologis inilah yang menyebabkan wilayah Indonesia banyak dijumpai gunung berapi, sehingga banyak wilayah di Indonesia yang kesuburannya cukup tinggi.
8.    Apa keuntungan dan kerugian banyaknya gunung berapi di Indonesia?
Ø  Keuntungan adanya gunung api antara lain:
a. Abu vulkanis yang dikeluarkan gunung api saat terjadi erupsi (letusan) dapat menyuburkan tanah pertanian karena banyak mengandung unsur hara tanaman.
b. Material yang dikeluarkan gunung api saat terjadi letusan yang berupa pasir, kerikil, batu-batu besar, kesemuanya merupakan mineral industri yang dapat digunakan untuk bahan bangunan.
c.  Gunung api terbentuk dari keluarnya magma dari dalam bumi. Magma yang menuju permukaan bumi tersebut banyak membawa mineral logam, dan barang tambang lainnya. Oleh karena itu di daerah pegunungan dan gunung api banyak ditemukan bahan tambang.
d. Adanya gunung api yang tinggi menyebabkan terjadinya hujan orografis, sehingga daerah itu menjadi daerah yang banyak hujan.
e. Daerah yang bergunung api biasanya merupakan daerah tinggi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai daerah hutan, perkebunan, dan daerah pariwisata.

Ø  Kerugian adanya gunung api:
a.  Gunung api pada waktu meletus mengeluarkan lava pijar dan sangat berbahaya.
b. Gunung api yang meletus juga mengeluarkan gas yang sangat panas, yang juga bergerak menuruni lereng. Contoh awan panas dari G. Merapi di Jawa Tengah.
c. Pada saat terjadi letusan, lava pijar akan bercampur dengan air yang terdapat di danau kawah, dan membentuk lahar panas, yang sangat berbahaya. Contoh lahar panas dari G. Kelud (Jawa Timur).
d. Lava yang menumpuk di puncak gunung akan hanyut dan turun ke bawah bersama air hujan sebagai lahar dingin. Wujud lahar dingin ini berupa aliran batu, kerikil dan pasir yang jenuh air, meluncur ke bawah menuruni lereng.
e. Gunung api yang tinggi dan berderet dapat membentuk daerah bayangan hujan. Daerah bayangan hujan ini curah hujannya sedikit dan bersifat lebih kering. Contoh Lembah Palu, Sulawesi Tengah.
f. Letusan gunung api bawah laut dapat menyebabkan terjadinya gelombang Tsunami, seperti tsunami di di Banten dan Lampung akibat letusan Gunung Krakatau (1883).
g.  Abu vulkanis di udara dari letusan gunung api dapat mengganggu penerbangan dan dapat merusak tanaman.

9.     Mengapa flora dan fauna Indonesia harus dilestarikan?
Ø  Agar tidak punah
Ø  Bila ada salah satu rantai makanan yang hilang maka ekosistem,ekologi , dilingkungan itu akan terganggu
Ø  Supaya anak cucu bangsa indonesia tetap bisa menikmati keindahannya\
10.Mengapa aktivitas pemukiman banyak dijumpai di daerah dataran?
1.                   Di daerah  dataran rendah, penduduk mudah melakukan pergerakan atau mobilitas dari satu tempat ke tempat lainnya.
2.                  Di daerah dataran, banyak dijumpai lahan subur karena biasanya berupa tanah aluvial atau hasil endapan  sungai yang subur.
3.                  Dataran rendah dekat dengan pantai  sehingga banyak penduduk yang bekerja sebagai nelayan.
4.                  Memudahkan penduduk untuk berhubungan dengan dunia luar melalui jalur laut.
11.   Mengapa terjadi perbedaan aktivitas penduduk di daerah yang keadaan bentuk muka buminya berbeda?
Indonesia memiliki bentang alam atau bentuk permukaan bumi yang ada di daratan berbeda-beda. Ada yang disebut dataran tinggi, dataran rendah dan pantai.
Daerah-daerah tersebut tentunya dapat diketahui dari letak suatu wilayah, antara lain sebagai berikut:
1.       Posisi daerah tersebut terhadap tempat atau daerah lain.
2.      Kehidupan penduduk yang ada di daerah tersebut.
3.      Latar belakang sejarah dan pengaruh yang pernah ada atau akan ada terhadap daerah tersebut.
12.  Bagaimana kehidupan masyarakat Indonesia pada masa Praaksara, bercocok tanam, dan masa perundagian?
Ø  Masa Berburu dan Mengumpulkan makanan 
Manusia purba masa berburu dan meramu senantiasa berpindah-pindah (nomaden).
Kehidupan pada masa berburu dan meramu disebut food gathering artinya mengumpulkan makanan yang di sediakan oleh alam tanpa mengolah atau menanam terlebih dahulu. Alat-alat yang digunakan pada masa itu antara lain kapak perimbas untuk marimbas kayu, menguliti binatang, dan memecah tulang; kapak genggam untuk menggali umbi dan memotong hewan buruan; dan alat serpih digunkaan sebagai pisau.
Ø   Masa Bercocok Tanam
Masa ini manusia purba sudah mengenal bercocok tanam (food producing). Namun demikian kehidupan berburu dan merapu tidak sepenuhnya ditinggalkan. Masa ini pula manusia purba mulai tinggal menetap (sedenter) di suatu kampung dengan rumah panggung. Alat-alat yang di gunakan pada masa bercocok tanam berasal dari batu yang telah di haluskan, antara lain mata panah untuk berburu; barang pecah belah dari tanah liat (gerabah); beliung persegi untuk menebang kayu dan mencangkul; kapak lonjong untuk mengolah tanah.
Ø  Masa Perundagian (Pertukangan) 
Pada masa ini manusia sudah mengenal teknologi sederhana dan pembagian kerja. Saat itu manusia menganal pertukangan dan pengecoran logam seperti perunggu, tembaga dan besi sebagai barangbarang kebutuhan rumah tangga.